Friday, January 10, 2014

Contoh Pengisian SPT Tahunan PPh Badan 2013 terkait PP-46 UKM 2013

Oleh Hapi Cahyadi

Kali ini admin mencoba untuk menulis contoh pengisian SPT Tahunan PPh Badan Tahun Pajak 2013 yang didalamnya terdapat PP-46 UKM final yang berlaku sejak 1 Juli 213.

Karena adanya perbedaan penghasilan final dan non final maka pengisian SPT Tahunan kali ini berbeda dengan biasanya, berikut contohnya kita mulai dari Laporan keuangan PT. Chepi Corp sesuai laporan keuangan (LK) setahun buku Jan-Des dan LK satu semester Jan-Jun untuk menghitung penghasilan final dan non final 




dan berikut ini LK per semester untuk mengetahui cut off pendapatan final



setelah kita buat LK pertama tam kita masukkan pajak finalnya di lampiran IV


setelah itu lanjut kita masukkan peredaran usahanya selama setahun di lamp I, jangan lupa untuk mengurangkan penghasilan selama periode final di Lampiran I nomor kolom 4


dan penghasilan untuk menghitung PPh non final adalah selama periode semester pertema seperti berikut ini :

  
apabila omzet tahun ini melebihi 4,8 maka kita perlu membuat hitungan untuk angsuran PPh pasal 25 untuk tahun depan,



untuk lebih jelasnya anda dapat mendownload SPT Tahunan PPh Badan versi exel berikut ini 


  DOWNLOAD

29 comments:

  1. kok ga bsa di download...?

    ReplyDelete
    Replies
    1. https://docs.google.com/file/d/0B6WXRlmMICoKX2NWY1ByY3Q3dGc/edit?pli=1

      Delete
  2. laporan keuangannya ga perlu dikoreksi lagi ya mas?

    ReplyDelete
  3. ngga bisa di download mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. https://docs.google.com/file/d/0B6WXRlmMICoKX2NWY1ByY3Q3dGc/edit?pli=1

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
  4. @riza laporan keuangan setahun dan untuk semester I periode non final, @anonim : Anyone on the Internet can find and access. No sign-in required.

    ReplyDelete
  5. Pak Chepi. Contoh pengisian pajaknya bagus tapi sayang tidak bisa di download. Boleh minta nomer HP atau telepon? Nanti saya japri untuk diskusi ke Pak Chepi apa boleh?

    Thanks,
    Arie.

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya di Gtalk hepicahyadi@gmail.com hp 081330662482 tengkyu

      Delete
  6. Replies
    1. kirim aja permintaan ke email hepicahyadi@gmail.com insy saya balas

      Delete
    2. https://docs.google.com/file/d/0B6WXRlmMICoKX2NWY1ByY3Q3dGc/edit?pli=1

      Delete
  7. Selamat siang pak, salam kenal dari palembang
    saya mau bertanya pak, PP 46 ini hanya untuk UKM saja apakah koperasi termasuk di dalamnya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. PP 46 untuk yang beromset dibawah 4,8 m tidak termasuk pekerjaan bebas dab bidang usaha yang telah diatus dangan PPh final sebelum PP ini berlaku, koperasi termasuk didalam mekanisme PP 46 dengan peredaran udsala dari Pendapatan Bunga Simpan Pinjam.
      semoga membantu

      Delete
  8. Ni gan yg mau Download master: https://docs.google.com/file/d/0B6WXRlmMICoKX2NWY1ByY3Q3dGc/edit?pli=1

    ReplyDelete
  9. bagaimana bila dalam setahun setoran berupa pph 22 dan 23 pak cahyadi ?
    kolom mana saja yang diisi ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. di kredit pajak pak, di spt induk depan

      Delete
  10. selamat pagi mas...sy mau tanya..sy mendirikan cv pada bulan sept , kemudian pada bulan maret berganti nama cv. dan sepanjang pembuatan badan itu belum ada kegiatan, form mana saja yg dibuat utk pengisian SPT nya, dan bagaimana cara pengisian utk badan yg belum ada kegiatan nya.. mohon bantuan nya karena saya mengerjakan sendiri tanpa bantuan dari konsultan pajak. thx. melly

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau masih nihil tetap aja buat laporan laba rugi ama neraca, biasanya kalao tidak ada kegiatan melampirkan surat keterangan bermaterai bahwa badan usaha tersebut masih nihil/belum beroperasi

      Delete
  11. Mas. Mw tanya.. Usaha sy berhubungan dgn dinas2 pemerintahan jadi pph nya lngsng dipotong oleh dinasnya. Itu pun msh dgn aturan yg lama 1.5-2%. Itu gmn ya laporannya apa msh kena pph final juga? Tp klo diitung2 malah kelebihan bayar. Thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup masih lebih bayar 0,5 % hehe.. kalo udah dipotong ma bendahara dinas ya.. nggak usah bayar lagi yang PP-46 1%,.. tapi apabila anda menghandaki agar tidak dipotong/dipungut 1,5 PPh 22 atau 2% PPh 23 silakan anda mengurus SKB- surat keterangan bebas agar tidak dipotong/dipungut lagi

      Delete
  12. mas mau nanya, syarat dikenakan PP 46 dan apabila tidak dikenakan PP46, badan usahanya kena pajaknya menggunakan PPH 25 ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi begini, yang terkena mekanisme PP-46 adalah mereka yang omset peredaran usaha tahun kemarin tidak lebih dari 4,8 M. dan apabila perusahaan telah mencapai omzet diatas itu secara otomatis maka menggunakan PPh pasal 25

      Delete
  13. pak.Cepy


    Saya ada email: harap di balas

    Hal:

    Kami perusahaan baru terdaftar NPWP Juni2013 -- CC : PKP Nov 13

    Kami ada beberapa transaksi mengunakan faktur pajak Nov s/d Des 2013

    April Ini kami harus laporan kami harus mulai dari mana???

    salam

    Dudi
    PT.MJI

    ReplyDelete
  14. Pak Chepi, Persediaan awal barang pd Laporan Laba Rugi Per 31 Desember 2013 dgn Laporan Laba Rugi Per 30 Juni 2013 kok beda, kan seharusnya sama Rp. 2.000.000.000,- Terima kasih

    ReplyDelete
  15. mas saya mau tanya untuk OP yang memiliki penghasildan dari jenis usaha perkebunan dengan omset kurang dari 4.800.000.000 apakah termasuk kriterian pengusaha yang memiliki kewajiban pajak final sebesar 1%?
    bagaimana dengan penjualan produk perkebunannya apakah terutang PPN?

    ReplyDelete