p

Tuesday, October 25, 2016

Perbandingan Ketentuan Bukan Objek PPN Sebelum dan Sesudah berlakunya UU 42 Tahun 2009

  1. DASAR HUKUM

catatan:
font berwarna biru adalah tambahan di UU baru, font warna merah artinya dihapuskan di ketentuan UU baru

  1. KELOMPOK BARANG :
    1. Barang hasil pertambangan atau hasil pengeboran, yang diambil langsung dari sumbernya
      • minyak mentah (crude oil);
      • gas bumi, tidak termasuk gas bumi seperti elpiji yang siap dikonsumsi langsung oleh masyarakat
      • panas bumi;
      • pasir & kerikil 
      • asbes, batu tulis, batu setengah permata, batu kapur, batu apung, batu permata, bentonit, dolomit, felspar (feldspar), garam batu (halite), grafit, granit/andesit, gips, kalsit, kaolin, leusit, magnesit, mika, marmer, nitrat, opsidien, oker, pasir dan kerikil, pasir kuarsa, perlit, fosfat (phospat), talk, tanah serap (fullers earth), tanah diatome, tanah liat, tawas (alum), tras, yarosif, zeolit, basal, dan trakkit;
      • batubara sebelum diproses menjadi briket batubara
      • bijih besi, bijih timah, bijih emas, bijih tembaga, bijih nikel, dan bijih perak serta bijih bauksit
    2. Barang-barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak
      • beras
      • gabah
      • jagung
      • sagu
      • kedelai
      • garam beryodium maupun tidak beryodium
      • daging, yaitu daging segar yang diolah, tetapi telah melalui proses disembelih, dikuliti, dipotong, didinginkan, dibekukan, dikemas atau tidak dikemas,digarami, dikapur, diasamkan, diawetkan dengan cara lain, dan/atau direbus
      • telur, yaitu telur yang tidak diolah, termasuk telur yang dibersihkan, diasinkan, atau dikemas
      • susu, yaitu susu perah baik yang telah melalui proses didinginkan maupun dipanaskan, tidak mengandung tambahan gula atau bahan lainnya, dan/atau dikemas atau tidak dikemas;
      • buah-buahan, yaitu buah-buahan segar yang dipetik, baik yang telah melalui proses dicuci, disortasi, dikupas, dipotong, diiris, di-grading, dan/atau dikemas atau tidak dikemas
      • sayur-sayuran, yaitu sayuran segar yang dipetik, dicuci, ditiriskan, dan/atau disimpan pada suhu rendah, termasuk sayuran segar yang dicacah.
    3. Makanan dan minuman yang disajikan di hotel, restoran, rumah makan, warung, dan sejenisnya baik dikonsumsi di tempat maupun dibawa pulang tidak termasuk yang diserahkan oleh pengusaha jasa katering; dan
    4. Uang, emas batangan, dan surat-surat berharga

  1. KELOMPOK JASA
    1. Jasa di bidang pelayanan kesehatan medik;
      • Jasa dokter umum, dokter spesialis, dan dokter gigi;
      • Jasa dokter hewan
      • Jasa ahli kesehatan seperti akupuntur, ahli gigi, ahli gizi, dan fisioterapi;
      • Jasa kebidanan dan dukun bayi;
      • Jasa paramedis dan perawat;
      • Jasa rumah sakit, rumah bersalin, klinik kesehatan, laboratorium kesehatan, dan sanatorium.
      • jasa psikologi dan psikiater;
      • jasa pengobatan alternatif, termasuk yang dilakukan oleh paranormal.
    2. Jasa di bidang pelayanan sosial;
      • Jasa pelayanan Panti Asuhan dan Panti Jompo;
      • Jasa pemadam kebakaran kecuali yang bersifat komersial;
      • Jasa pemberian pertolongan pada kecelakaan;
      • Jasa Lembaga Rehabilitasi kecuali yang bersifat komersial;
      • jasa penyediaan rumah duka atau jasa pemakaman termasuk krematorium;
      • Jasa di bidang olah raga kecuali yang bersifat komersial.
    3. Jasa di bidang pengiriman surat dengan perangko, meliputi jasa pengiriman surat dengan menggunakan perangko tempel danmenggunakan cara lain pengganti perangko tempel
    4. Jasa di bidang perbankan, asuransi, dan sewa guna usaha dengan hak opsi;diganti dengan
      Jasa keuangan meliputi:
      • Jasa perbankan sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 kecuali jasa penyediaan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga, jasa penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak (perjanjian), serta anjak piutang;
      • Jasa asuransi, tidak termasuk broker asuransi
      • Jasa Sewa Guna Usaha dengan Hak Opsi
      • jasa menghimpun dana dari masyarakat berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan, dan/atau bentuk lain yang dipersamakan dengan itu;
      • jasa menempatkan dana, meminjam dana, atau meminjamkan dana kepada pihak lain dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek, atau sarana lainnya;
      • jasa pembiayaan, termasuk pembiayaan berdasarkan prinsip syariah, berupa:
        1. sewa guna usaha dengan hak opsi;
        2. anjak piutang;
        3. usaha kartu kredit; dan/atau
        4. pembiayaan konsumen;
      • jasa penyaluran pinjaman atas dasar hukum gadai, termasuk gadai syariah dan fidusia; dan
      • jasa penjaminan
    5. jasa asuransi adalah jasa pertanggungan yang meliputi asuransi kerugian, asuransi jiwa,dan reasuransi, yang dilakukan oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis asuransi, tidak termasuk jasa penunjang asuransi seperti agen asuransi, penilai kerugian asuransi, dan konsultan asuransi.
    6. Jasa di bidang keagamaan;
      • Jasa pelayanan rumah ibadah
      • Jasa pemberian khotbah atau dakwah
      • jasa penyelenggaraan kegiatan keagamaan
      • Jasa lainnya di bidang keagamaan
    7. Jasa di bidang pendidikan;
      • Jasa penyelenggaraan pendidikan sekolah, seperti Jasa penyelenggaraan pendidikan umum, pendidikan kejuruan, pendidikan luar biasa, pendidikan kedinasan, pendidikan keagamaan, pendidikan akademik dan pendidikan profesional
      • Jasa penyelenggaraan pendidikan luar sekolah, seperti kursus-kursus
    8. Jasa di bidang kesenian dan hiburan yang telah dikenakan Pajak Tontonan yaitu termasuk jasa di bidang kesenian yang tidak bersifat komersial seperti pementasan kesenian tradisional yang diselenggarakan secara cuma-cumameliputi semua jenis jasa yang dilakukan oleh pekerja seni dan hiburan.
    9. Jasa di bidang penyiaran yang bukan bersifat iklan adalah jasa penyiaran radio atau televisi yang dilakukan oleh instansi Pemerintah atau swasta yang bukan bersifat iklan dan tidak dibiayai oleh sponsor yang bertujuan komersial
    10. Jasa di bidang angkutan umum di darat dan di air adalah jasa angkutan umum di darat, di laut, di danau, dan di sungai yang dilakukan oleh Pemerintah atau swasta. Diatur lebih lanjut lagi pada KMK-527/KMK.03/2003
    11. Jasa di bidang tenaga kerja;
      • Jasa tenaga kerja;
      • Jasa penyediaan tenaga kerja sepanjang Pengusaha penyedia tenaga kerja tidak bertanggung jawab atas hasil kerja dari tenaga kerja tersebut (= penghasilan dibayarkan langsung oleh pengguna jasa tenaga kerja ke pekerja tanpa melalui perusahaan jasa penyedia)
      • Jasa penyelenggaraan latihan bagi tenaga kerja
    12. Jasa di bidang perhotelan;
      • Jasa persewaan kamar termasuk tambahannya di hotel, rumah penginapan, motel, losmen, hostel, serta fasilitas yang terkait dengan kegiatan perhotelan untuk tamu yang menginap
      • Jasa persewaan ruangan untuk kegiatan acara atau pertemuan di hotel, rumah penginapan, motel, losmen, dan hostel.
    13. Jasa yang disediakan oleh Pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum, meliputi meliputi jenis-jenis jasa yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah seperti pemberian lzin Mendirikan Bangunan, pemberian lzin Usaha Perdagangan, pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak, pembuatan Kartu Tanda Penduduk
    14. jasa penyediaan tempat parkir adalah jasa penyediaan tempat parkir yang dilakukan oleh pemilik tempat parkir dan/atau pengusaha kepada pengguna tempat parkir dengan dipungut bayaran
    15. jasa telepon umum dengan menggunakan uang logam" adalah jasa telepon umum dengan menggunakan uang logam atau koin, yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.
    16. Jasa pengiriman uang dengan wesel pos
    17. Jasa boga atau katering

No comments:

Post a Comment