p

Wednesday, December 14, 2016

BKP Tertentu Bersifat Strategis Yang Tidak Dipungut PPN

  1. DASAR HUKUM
    1. PP Nomor 106 TAHUN 2015 (mulai berlaku setelah 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal 28 Desember 2015)tentang Penyerahan BKP Tertentu Yang Bersifat Strategis Yang Tidak Dipungut PPN
    2. PMK-56/PMK.03/2016 (berlaku sejak 8 April 2016) tentang Tata Cara Pemberian Fasilitas PPN Tidak Dipungut Atas Penyerahan BKP  Tertentu Yang Bersifat Strategis dan Tata Cara Pembayaran PPN Tidak Dipungut yang Telah Diberikan Serta Pengenaan Sanksi


  1. BKP STRATEGIS YANG MENDAPAT FASILITAS PPN TIDAK DIPUNGUT (Pasal 1 PP Nomor 106 TAHUN 2015)
    • Atas penyerahan BKP tertentu yang bersifat strategis berupa anode slime kepada PKP yang melakukan kegiatan usaha di bidang pengolahan anode slime menjadi emas batangan, diberikan fasilitas tidak dipungut PPN. (Pasal 1 ayat (1) PMK-56/PMK.03/2016)
      • Anode slime adalah berupa lumpur anoda sebagai produk samping atau sisa hasil pemurnian komoditas tambang mineral logam tembaga, dengan tujuan akan diproses lebih lanjut untuk menghasilkan produk utama berupa emas batangan.
    • Pajak masukan yang dibayar sehubungan dengan penyerahan anode slime yang atas penyerahannya tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai, dapat dikreditkan. (Pasal 2 PP Nomor 106 TAHUN 2015)

  1. KEWAJIBAN PKP (Pasal 2 PMK-56/PMK.03/2016)
    • PKP yang melakukan penyerahan anode slime wajib membuat Faktur Pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.
    • Faktur Pajak tersebut harus diberikan cap atau diberikan keterangan "PPN TIDAK DIPUNGUT SESUAI DENGAN PP NOMOR 106 TAHUN 2015".

  1. PPN YANG AWALNYA MENDAPAT FASILITAS TIDAK DIPUNGUT MENJADI WAJIB DIBAYAR
    • Terhadap PPN yang tidak dipungut atas perolehan anode slime, wajib dibayar oleh PKP yang menerima fasilitas dalam hal anode slime tersebut: (Pasal 3 ayat (1) PMK-56/PMK.03/2016)
      1. tidak digunakan untuk menghasilkan emas batangan; dan/atau
      2. dipindahtangankan kepada pihak lain baik sebagian atau seluruhnya.
    • BESAR PPN YANG DIBAYARKAN : (Pasal 3 ayat (2) PMK-56/PMK.03/2016)
      • Besarnya PPN yang wajib dibayar, dalam hal anode slime:
        1. setelah diproses lebih lanjut tidak menghasilkan emas batangan, dihitung sebesar seluruh PPN tidak dipungut; atau
        2. dipindahtangankan kepada pihak lain baik sebagian atau seluruhnya, dihitung sebesar presentase PPN tidak dipungut yang dipindahtangankan.
    • SAAT PENYETORAN : (Pasal 3 ayat (3), (4), (5) PMK-56/PMK.03/2016)
      • PPN yang wajib dibayar tersebut harus disetorkan ke kas negara paling lama dalam jangka waktu 1 (satu) bulansejak anode slime tersebut:
        1. tidak digunakan untuk menghasilkan emas batangan; dan/atau
        2. dipindahtangankan kepada pihak lain baik sebagian atau seluruhnya.
      • Dalam hal kewajiban pembayaran dalam jangka waktu 1 bulan tersebut tidak dipenuhi, Direktur Jenderal Pajak menerbitkan SKPKB ditambah dengan sanksi administrasi berupa bunga sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
      • Dalam hal pembayaran dilakukan setelah lewat jangka waktu 1 bulan dan kepada Wajib Pajak belum diterbitkan SKPKB, Direktur Jenderal Pajak menerbitkan Surat Tagihan Pajak untuk menagih sanksi administrasi berupa bunga sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
    • PPN yang wajib dibayar tersebut, tidak dapat dikreditkan.  (Pasal 3 PP Nomor 106 TAHUN 2015)
    • CARA PEMBAYARAN :
      1. Pembayaran PPN tersebut disetorkan ke Kas Negara dengan menggunakan Surat Setoran Pajak atau sarana administrasi lain yang disamakan dengan Surat Setoran Pajak.
      2. Kode Akun Pajak : 411211
      3. Kode Jenis Setoran : 199
      4. Tata cara pengisian SSP-nya adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran PMK-56/PMK.03/2016
    • CARA PELAPORAN :
      1. PPN yang telah dibayar dilaporkan ke KPP tempat PKP dikukuhkan.
      2. Pelaporan tersebut dilakukan dengan melampirkan lembar ketiga SSP atau fotokopi sarana administrasi lain yang disamakan dengan SSP pada SPT Masa PPN Masa Pajak saat anode slime:
        1. tidak digunakan untuk menghasilkan emas batangan; dan/atau
        2. dipindahtangankan kepada pihak lain baik sebagian atau seluruhnya.

  1. KETENTUAN INI BERLAKU UNTUK PENYERAHAN SEJAK 28 JANUARI 2016
    • Pada saat PMK-56/PMK.03/2016 ini mulai berlaku (berlaku sejak 8 April 2016), atas penyerahan anode slime yang dilakukan sejak tanggal 28 Januari 2016 sampai dengan berlakunya PMK-56/PMK.03/2016 ini, berlaku ketentuan sebagaimana dimaksud dalam PMK-56/PMK.03/2016 ini.

No comments:

Post a Comment