p

Wednesday, December 14, 2016

Toko Bebas Bea

  1. DASAR HUKUM
    1. PP 85 TAHUN 2015 tentang perubahan PP 32 TAHUN 2009 (berlaku sejak 60 hari sejak tanggal 24 Maret 2009)tentang Tempat Penimbunan Berikat (berlaku sejak 25 November 2015)
      • PP 85 TAHUN 2015 mengubah ketentuan Pasal 1, 2, 3, 4, 7, 11, 14, 24, 29, 30, 32, 35, menambah Pasal 42A, 42B, 42C, 42D, 42E, 42F, 46A, 46B.
    2. PMK-37/PMK.04/2013 tentang Toko Bebas Bea


  1. DEFENISI
    • Toko Bebas Bea adalah Tempat Penimbunan Berikat untuk menimbun barang asal impor dan/atau barang asal Daerah Pabean untuk dijual kepada orang tertentu. (Pasal 1 butir 5 PP Nomor 32 TAHUN 2009)

  1. PERLAKUAN PERPAJAKAN (Pasal 30 PP 85 TAHUN 2015)
    1. Barang yang dimasukkan dari luar Daerah Pabean ke Toko Bebas Bea: (Pasal 30 ayat (1) PP 85 TAHUN 2015)
      1. diberikan penangguhan Bea Masuk;
      2. tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor:dan/atau
      3. diberikan pembebasan cukai.
    2. Barang yang dimasukkan dari Gudang Berikat ke Toko Bebas Bea: (Pasal 30 ayat (2) PP 85 TAHUN 2015)
      1. diberikan penangguhan Bea Masuk; dan/atau
      2. tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor.
        • Pengusaha Gudang Berikat atau pengusaha di Gudang Berikat wajib membuat faktur pajak yang dibubuhi cap "PPN atau PPN dan PPnBM tidak dipungut eksekusi dari PP Nomor 85 TAHUN 2015."
      3. diberikan pembebasan cukai.
    3. Barang yang dimasukkan dari tempat lain dalam daerah pabean ke Toko Bebas Bea tidak dipungut PPN atau PPN dan PPnBM (Pasal 30 ayat (4) PP 85 TAHUN 2015)
      • Pengusaha di tempat lain dalam daerah pabean wajib membuat faktur pajak yang dibubuhi cap "PPN atau PPN dan PPnBM tidak dipungut eksekusi dari PP Nomor 85 TAHUN 2015."
    4. Barang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (4), bukan merupakan barang untuk dikonsumsi di Toko Bebas Bea yang bersangkutan. (Pasal 30 ayat (6) PP 85 TAHUN 2015)

  1. KETENTUAN LAIN
    • Toko Bebas Bea dapat berlokasi di: (Pasal 29 PP Nomor 85 TAHUN 2015)
      1. terminal keberangkatan bandar udara internasional di kawasan pabean;
      2. pelabuhan utama di kawasan pabean;
      3. tempat transit pada terminal keberangkatan bandar udara internasional yang merupakan tempat khusus bagi penumpang transit tujuan luar negeri di kawasan pabean;
      4. pelabuhan utama yang merupakan tempat khusus bagi penumpang transit tujuan luar negeri di kawasan pabean;
      5. dalam kota; atau
      6. terminal kedatangan bandar udara internasional di kawasan pabean.
    • Orang yang berhak membeli barang di Toko Bebas Bea yang berlokasi di kawasan pabean sebagaimana dimaksud dalam huruf a sampai dengan huruf d dengan tidak dipungut Bea Masuk dan tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor adalah: (Pasal 32 ayat (1) PP Nomor 85 TAHUN 2015)
      1. orang yang bepergian ke luar negeri; atau
      2. penumpang yang sedang transit di kawasan pabean.
    • Orang yang berhak membeli barang di Toko Bebas Bea yang berlokasi di dalam kota sebagaimana dimaksud dalam angka 5 dengan mendapatkan pembebasan Bea Masuk dan tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor adalah: (Pasal 32 ayat (2) PP Nomor 85 TAHUN 2015)
      1. anggota korps diplomatik yang bertugas di Indonesia beserta keluarganya yang berdomisili di Indonesia berikut lembaga diplomatik;
      2. pejabat/tenaga ahli yang bekerja pada Badan Internasional di Indonesia yang memperoleh kekebalan diplomatik beserta keluarganya; dan
      3. orang yang akan keluar dari Daerah Pabean.
    • Orang yang berhak membeli barang di Toko Bebas Bea yang berlokasi di terminal kedatangan bandar udara internasional di kawasan pabean sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 huruf f dengan mendapatkan pembebasan Bea Masuk dan tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor dengan nilai atau jumlah tertentu adalah orang yang tiba dari luar daerah pabean. (Pasal 32 ayat (3) PP Nomor 85 TAHUN 2015)

No comments:

Post a Comment