p

Tuesday, August 20, 2019

Legoland Water Park Malaysia

Oleh Hapi Cahyadi

Legoland waterpark terletak di komplek wahana LEGOLAND Johor bahru Malaysia. Waterpark ini menyajikan beragam arena seluncuran yang beragam, dari yang meliuk dari ketinggian hingga sungai malas yang banyak dipenuhi mainan mata Lego dalam ukuran besar, seperti yang dipegang kak Mida dan dek Rania. Sunga malas (Lazy river) kita dapat menaiki ban dan mengkoleksi bata disepanjang aliran tersebut, banyak touris bule berbgaia Negara luar negeri yang menikmati wahana ini bersama anggota keluarga. Seluncurannya cenderung extime dan menantang.

       Saking serunya kak mida merasa kelelahan dan kecapekan, dia mimisan. Dengan sigap petugas (Guard) menolong kakak dengan membawa P3K dan alat kompres besar untuk  di kepala. Kami menitipakan barang bawaan di loker besar seharga 40RM, dengan menitipkan loker tidak harus membawa bawaan kami yang lumayan banyak.





Friday, August 09, 2019

Tuesday, August 06, 2019

Kampung Warna Warni Tridi Jodipan Malang

Oleh Hapi Cahyadi

Jika anda mengunjungai kota Malang, belum lengkap rasanya jika belum berkujung ke kampong Warna Warni Jodipan. Kampung ini dulunya tempat kumuh namun kini disulap menjadi tempat wisata yang hits di kota dingin itu. Kampung ini dilengkapi jembatan kaca.

 


Wednesday, July 31, 2019

Seputar NPWP

Seputar NPWP

Nomor Pokok Wajib Pajak adalah "nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya".

Berikut ini adalah fungsi NPWP, setidaknya dilihat dari sisi administrasi pajak :

1. Untuk mengetahui identitas Wajib Pajak;
2. Untuk menjaga ketertiban dalam pembayaran pajak dan dalam pengawasan administrasi perpajakan;
3. Untuk keperluan yang berhubungan dengan dokumen perpajakan;
4. Untuk memenuhi kewajiban perpajakan, misalnya dalam pengisian SSP;
5. Untuk mendapatkan pelayanan dari instansi-instansi tertentu yang mewajibkan pencantuman NPWP dalam dokumen yang diajukan. Misal: Dokumen Impor (PPUD, PIUD).

Vlog Tiga Negara Indonesia-Singapore-Malaysia

Oleh Hapi Cahyadi


Vlog Traveling Jakarta-Singapore-Johor Bahru-Kuala Lumpur-PutraJaya

Queen Elizabet Bus Station Singapore

Oleh Hapi Cahyadi

Selapas dari Marlion Park, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju Malaysia. Untuk menuju Legoland Malaysia ada dua alternatif yakni naik kendaraan privat GRAB atau publik tranasport Bus melalui Terminal elizabet. Saya pilih alternatif ke dua karena lebih ekonomis. Karena jika naik Grab mintanya 300an $ SIN, tak cocok dengan kantong Beckpeaker. Dari marlion ke terminal elizabet kami memesan Grab. Grab memang pilihan yang nyaman karena mobil grab di Singapore rata rata berupa sedan Camry.. haha kita mirip Bos yang akan ngantor. Terminal Queen St Ter berseberangan dengan Rafless Hospital, Terminal khas Singapore yang bersih dan nyaman.

 
Papan nama Queen St Ter

Tuesday, July 30, 2019

Terminal Larkin Johor Bahru Malaysia

Oleh Hapi Cahyadi

       Dari Terminal Queen Elizabet di Singapura kami melanjutkan perjalanan ke Legoland. Setelah beberapa saat menunggu di St elizabet, bis kami pun tiba.  Sebelum mennggalkan Singapura tak lupa kami menghabiskan sisa deposit kartu AZ link dengan membeli snak makanan rinfan di mini market dekat RS Rafles Hospotal. Lumayan dapat beberapa makanan kecil dan minum untuk bekal selama di dalam Bis. Berangkat dari Singapura telah sore sehingga kami melintasi tapal batas imigrasi Singapura-Malaysia menjelang malam Magrib.
 
Restoran 3 Rasa samping Hotel tempat kami menginap (Lezat murah meriah)

Hotel Legoland Johor Bahru Malaysia

Oleh Hapi Cahyadi

       Semalam kami menginap di salah satu hotel melati (mirip losmen) di daerah terminal bis Larkin Johon Bahru. Kami tidak menginap di Hotel LEGOLAND hehe.. tidak sesuai dengan budget kami sebagai Backpeaker, Namun kami sedikit menikmati fasilitas di Hotel LEGOLAND sebelum masuk diwahana wisata LEGOLAND. Dari Terminal Larkin kami memesan grab sekitar 50 RM, perjalanan cukup lancer melintasi jalan troll yang tidak berbayar. Sopir Grab cukup ramah, kami sempat terlibat perbincangan hangat seputar keluarga kami. Hujan lebat mengiringi perjalanan kami, tapi untunganya setibanya di LEGOLAND hujan reda dan cuaca sangat bersahabat. Hotel LEGOLAND ramai dengan fasad penuh warna ini terletak di pintu masuk taman hiburan Legoland Malaysia, serta berjarak sekitar 4 km dari Pelabuhan Puteri dan 17 km dari jembatan Penghubung Kedua Malaysia–Singapura.

       Kamar bernuansa seru menawarkan berbagai dekorasi dengan tema unik, mulai dari bajak laut hingga Mesir. Kamar ini dilengkapi dengan TV layar datar, set mainan balok (lego), tempat tidur tingkat, serta fasilitas untuk membuat teh dan kopi. Kamar di kelas yang lebih tinggi dapat berkapasitas hingga 8 tamu. Room service tersedia.
Sarapan gratis. Pilihan restoran meliputi restoran Italia, restoran sushi, dan restoran prasmanan. Terdapat juga bar dan kolam renang outdoor. Biaya resort sudah termasuk parkir, hadiah dalam kamar, dan area bermain anak-anak.


      Setibanya di depan gerbang LEGOLAND kami sempatkan diri untuk sekedar berfoto, meninggalkan jajak di depan Hotel.


Gerbang Hotel LEGOLAND


Monday, July 29, 2019

MRT Singapore

Oleh Hapi Cahyadi

MRT, ini adalah kesempatan pertama saya naik MRT di Singapura, setelah bermalam di Changi kami melanjutkan perjalanan Backpeaker menuju Marina Bay. Sebelum naik kami membeli kartu AZ link di stasiun terdekat di Changi. Saya membeli 4 kartu dengan nominal seperlunya saja sekitar 15 dolar SIN. Foto ini, ketika adek Rania sangat lelah ketika menuju Marina Bay. Kita dapat mengetahui perjalanan MRT sampai dimana melalui lampu indikasi diatas pintu masuk MRT. Yaahh.. saya memang sangat nekat, tak pernah ke Singapura dengan modal nekat bertanya Tanya sepanajang perjalanan menuju Marina Bay. MRT lebih banyak berada dibawah Tanah, sehingga hanya sedikit sekali menyajikan pemandangan kota, selebihnya hanya tembok2 beton bawah Tanah.


Melepas Lelah, mumpung penumpang lagi sepi

Bandara Changi Singapore

Oleh Hapi Cahyadi

Ini adalah Backpeaker pertamaku ke luar negeri dengan anak2. Perjalanan ini pada liburan kenaikan kelas tahun 2018 teparnya bulan Juli 2018. Penerbangan ku tempuh selama kurang lebih 2 jam dari Bandara Soekarno Hatta Terminal 3. Sebelumnya saya pernah ke bandara ini karena transit dalam rangka umroh tahun 2015. Perkiraan saya kami tiba di Changi dini hari dan tinggal menunggu subuh, tapi perkiraan saya meleset, karena tiba di changi masih pukul 10 malam, saya salah membaca jam penerbangannya. Tiba di imigrasi, semuanya berjalan lancer tak ada hambatan sama sekali, mungkin karena saya membawa anak2 dan sepertinya hanya akan berwisata, bukan untuk tujuan bekerja. Setelah proses imigrasi OK, kami menyempatkan foto di depan banner besar belakan pintu imigrasi.

Setelah proses imigrasi selesai

 
Setelah selesai, karena perut tak lagi bias berkompromi kami putuskan untuk mencari tempat makan, Pujasera. Kami berjalan di dalam area bandara tak tentu arah, karena memang kami tak tahu persis lokasi dan denak tempat makan. Dengan berbekal anak panah petunjuk arah, dan sesekali bertanya bahasa campuran melayu dan English akhirnya kami menemukan tempat makan. Meskipun jarum jam telah menunjukkan pukul 23 tengah malam, namun aktifitas pujasera masih ramai dikunjungi para pencarai pemadam kelaparan. Saya sudah sedia mata uang dollar Singapore sejak dari Jakarta, tukar di Money Changer dekat Masjid Istiqlal. berikut ini penampakan menu kami malam itu.

DESTINATION PRINCIPLE PACU NERACA PERDAGANGAN

Oleh Hapi Cahyadi


DESTINATION PRINCIPLE  PACU NERACA PERDAGANGAN   

Oleh : Hepi Cahyadi, SE,MM

Pada akhir maret 2019 pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 32/PMK.010/2019 tentang Batasan Kegiatan Dan Jenis Jasa Kena Pajak Yang Atas Ekspornya Dikenai PPN. Aturan ini sebagai pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) UU PPN No.4/2009. Selain mempertahankan jenis jasa yang telah ada pada ketentuan sebelumnya, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 32/PMK.010/2019 yang mulai berlaku pada 29 Maret 2019 juga memasukkan sejumlah jenis jasa baru sehingga secara keseluruhan jenis jasa yang diberikan insentif PPN 0% adalah sebagai berikut:
1.
Jasa maklon; 2. Jasa perbaikan dan perawatan; 3. Jasa pengurusan transportasi (freight forwarding) terkait barang untuk tujuan ekspor; 4. Jasa konsultansi konstruksi; 5. Jasa teknologi dan informasi; 6. Jasa penelitian dan pengembangan (research and development); 7. Jasa persewaan alat angkut berupa persewaan pesawat udara dan/atau kapal laut untuk kegiatan penerbangan atau pelayaran internasional; 8. Jasa konsultansi; 9. Jasa perdagangan berupa jasa mencarikan penjual barang di dalam daerah pabean untuk tujuan ekspor; dan
10.
Jasa interkoneksi, penyelenggaraan satelit dan/atau komunikasi/konektivitas data.

Apa itu jasa?

Konsensus Dunia Mengejar Pajak Google

Oleh Hapi Cahyadi


Konsensus Dunia Mengejar Pajak Google

Oleh : Hepi Cahyadi, SE, MM


Awal Juni 2019, Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral anggota G20 mengadakan pertemuan rutin di Fukuoka, Jepang. Salah satu isu utama pada pertemuan tersebut adalah tentang masalah perpajakan internasional. Para panelis membahas  mengenai kemajuan kerjasama internasional untuk mencegah penghindaran pajak melalui Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) yang telah dimulai sejak 2012. BEPS adalah strategi perencanaan pajak (tax planning) yang memanfaatkan gap dan kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan perpajakan domestik untuk “menghilangkan” keuntungan atau mengalihkan keuntungan tersebut ke negara lain yang memiliki tarif pajak yang rendah atau bahkan bebas pajak. Skema agresif perencanaan pajak yang dilakukan oleh google telah menjadi rahasia umum secara global. Google mengalihkan penghasilan ke negara dengan tarif dan rezim pajak ringan seperti Irlandia dan Luksemburg.

Zonasi Sistem Perpajakan Indonesia ?


Oleh Hapi Cahyadi


Zonasi Sistem Perpajakan Indonesia ?

Kata Zonasi saat ini seakan menjadi tanding topic no.1 di Indonesia. Carut marut proses  PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) seolah menyita waktu dan tenaga orangtua dan calon murid baru. Konteks kata  zonasi dalam sistem pendidikan merupakan bentuk penyesuaian kebijakan dari sistem rayonisasi. Rayonisasi lebih memperhatikan pada capaian siswa di bidang akademik, sementara sistem zonasi lebih menekankan pada jarak/radius antara rumah siswa dengan sekolah. Kemendikbud melalui Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah mengatakan bahwa semangat dan filosofi zonasi adalah program afirmasi untuk melindungi anak yang tidak mampu agar mendapatkan sekolah. Sekolah negeri dibiayai oleh pajak rakyat dan maka fasilitas pendidikan tersebut harus dikembalikan kepada rakyat secara adil. Zonasi bukan hanya pemerataan akses pada layanan pendidikan saja, tetapi juga pemerataan kualitas pendidikan. Menurut KBBI zonasi adalah pembagian atau pemecahan suatu areal menjadi beberapa bagian, sesuai dengan fungsi dan tujuan pengelolaan. Contoh implementasi  lain zonasi adalah pembagian waktu di Indonesia (WIB, WITA, WIT). Selain itu Indonesia juga pernah menerapkan zonasi pembayaran Ongkos Naik Haji (ONH) sesuai embakrasi pemberangkatan jamaah haji. 

Zonasi PPh

Pajak Impor Sampah Berbahaya

Oleh Hapi Cahyadi


Pajak Impor Sampah Berbahaya


Presiden Filipina Rodrigo Duterte, dengan tegas mengatakan kepada Kanada bahwa negerinya bukanlah "tempat sampah". Duterte pasang badan seraya mengeluarkan retorika pedas : “ wahai Kanada Ambil Sampahmu atau Saya Kembalikan Sendiri”. Menteri Lingkungan dan Perubahan Iklim Kanada, Catherina McKenna mengatakan bahwa dia telah menghubungi perusahaan swasta yang bernama Bollore Logistics Canada. Washington Post dan BBC Kamis 23 Mei 2019 melansir sang menteri gentar dengan gertakan sang presiden dan menuturkan bahwa Bollore bakal mempersiapkan proses pengiriman sampah dari Filipina kembali ke Kanada paling lambat akhir Juni nanti. Sikap tegas Duterte memang mendunia, bagaimana cara Presiden Filipina ini menghabisi para gembong narkoba dengan caranya sendiri (tembak ditempat, tanpa proses pengadilan). Sikap lugas dan kerasnya telah memantik polemik dalam negeri, namun tak sedikit yang bersimpatik kepadanya.

Potensi Pajak atas Ekspor ‘Undername’

Oleh Hapi Cahyadi


Potensi Pajak atas Ekspor ‘Undername’


Sambutan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam peringatan Hari Pajak 14 Juli 2019 yang dibacakan di seluruh Kantor Pajak di  Indonesia,  menyatakan bahwa Joint Analiys antara DJP dan DJBC adalah salah satu progam yang berhasil dan akan tetap dilanjutkan. Hal ini juga sejalan dengan Siaran Pers  Kementerian Keuangan nomor  SP-31 /KLI/2019 tertanggal 25 Juni 2019. Siaran Pers tersebut berjudul : “Program Sinergi DJP, DJBC, dan DJA : Membangun Ekosistem Kepatuhan dan Kemudahan Berusaha”. Jika dicermati lebih lanjut, judul tersebut mengandung dua sisi mata uang yang saling berlawanan. Satu sisi program sinergi menghendaki adanya output berupa peningkatan penerimaan negara, namun di sisi lain mengandung makna terciptanya kondusifitas dan kenyamanan dalam berusaha. Kegiatan ekspor adalah salah satu target utama sebagai mana tercantum dalam Daftar Sasaran Analisis Bersama (DSAB). Di tengah keterpurukan defisit neraca perdagangan, regulasi ekspor membutuhkan kepraktisan namun tidak meninggalkan potensi celah kebocoran penerimaan negara.

Friday, July 12, 2019

Bali Bird Park


Oleh Hapi Cahyadi

       Wisata ini menawarkan berbagai jenis burung, mulai dari Sumatra, Jawa, Boeneo, Pamua, Paradise dll. Tempatnya sangat rindang dan sejuk. kami dating sekitar pukul 10.00 WITA sudah lumayan banyak pengunjungnya, baik wisatawan domestic maupun manca Negara. Tiket masuk untuk domestic sekitar IDR 100Kan sedangkan untuk HTM Touris mancanegara berkisar IDR 300K an. Lokasinya mudah kita temukan disekitar ubud. Jaraknya hanya sekitar 13 kilometer dari kota Denpasar, dan 25 kilometer dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali. Bali Bird Park memiliki koleksi burung yang cukup lengkap, termasuk di tempat ini juga menjadi penangkaran bagi jenis-jenis burung langka yang bernama “Bali Nursery”. Bali Nursery merupakan tempat penangkaran dan pengembiakkan burung-burung langka. Tidak semua pengunjung diperbolehkan untuk memasuki tempat penangkaran tersebut.

     
      

Monday, July 08, 2019

Bandara Sultan Hasanudin Makassar

       Bandara ini salah satu yang terbaik di Indoensia. Desainnya tergolong modern dan futuristik. Pertama kali menginjakkan kaki di bandara ini ada rasa kagum dengan arsitekturnya. Mengutip dari situs Makassar.Terkini.Id bahwa Pengelola Bandara Sultan Hasanuddin, PT Angkasa Pura I telah menunjuk PT Wijaya Karya Tbk sebagai mitra kontraktor untuk mengerjakan proyek pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Proyek akan berlangsung mulai Februari 2019 hingga target rampung pada April 2021 mendatang.



Pintu Keluar Bandara
      

Thursday, March 14, 2019

Pantai Losari Makassar

Oleh Hapi Cahyadi

Sebagai ibu kota propinsi Sulawesi Selatan, Makassar memang menarik untuk dikunjungi. Kota Hub atau kota penghubung Indonesia timur. Kota berjuluk Ayam Kinantan Dari Timur ini sungguh menawarkan petualangan yang menantang. kami mengunjungi Taman Bantimurung, Taman Kupu kupu, Batu Kars Ramang Ramang, Taman Purba Leang Leang, Benteng Roterdam, dan tentunta Pantai Losari. kami menginap di Hotel Aston Makasar. Ke Pantai Losari kami berkunjung di pagi hari dan malam hari. Pagi hari ada acara Car Free Day dengan beberapa kegiatan anak muda, malam hari kami disuguhi berbagai kuliner dan jajanan khas Makassar, Palu butung, Pisang epe dll

City Of Makassar


Thursday, January 19, 2017

Umroh Mekah Madinah 19 Des 2015






Vlog ini dibuat sebagai dokumentasi Umroh tahun 2015, Semoga diberi kesempatan lagi untuk mengunjungi Baitullah dimasa mendatang, Aamiin..

Friday, March 13, 2015

PotPut

Oleh Hapi Cahyadi

Pemotongan dan Pemungutan

PPh

Oleh Hapi Cahyadi

Pajak Penghasilan

1. Umum








2. Subjek Pajak





3. Penghasilan






4. Biaya Fiskal





5. Pencatatan / Pembukuan





6.Penghasilan atas Jenis Usaha Tertentu





7. PPh Pasal 21





8. PPh Pasal 22





9. PPh Pasal 23





10. PPh Pasal 4 (2) Final




11. PPh Pasal 15




12. PPh Pasal 19




13. PPh Pasal 24





14. PPh Pasal 25





15. PPh Pasal 26




16. BUT



17. Hubungan Istimewa




18.Fasilitas dibidang PPh









Pasal 1

PPN



Pajak Pertambahan Nilai

UU 42/2009 PPN


1. UMUM

Mekanisme PPN Indonesia
Bagaimanakah mekanisme pemungutan PPN?
Lain - lain
UU PPN dan Resume
Tanggung Jawab Renteng
Branches PP 10 Tahun 2012


2. SUBJEK PPN

Subjek PPN
Tempat Terutangnya PPN

3. OBJEK PPN


4. BUKAN OBJEK PPN

Perbandingan Bukan Objek PPN setelah UU 42/2009
Jasa Angkutan Umum
Jasa Perhotelan
Jasa Tenaga Kerja
Jasa Penyediaan Tempat Parkir
Jasa yang disediakan pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum
Jasa Penyiaran Yang Tidak Bersifat Iklan
Jasa Pendidikan
Jasa Boga atau Katering
Jasa Kesenian dan Hiburan


5. PEMUSATAN PPN

Pemusatan Tempat Terutang PPN



6. FAKTUR PAJAK DAN NOTA RETUR






7. WAJIB PUNGUT (WAPU) PPN

Wajib Pungut (WAPU) PPN
Bendaharawan Pemerintah dan KPKN
Kontraktor Kontrak Kerja Sama
Badan Usaha Milik Negara
Badan Usaha Tertentu (Mulai tanggal 1 April 2015)

8. FASILITAS PEMBEBASAN PPN



Jenis-jenis Fasilitas Pembebasan PPN
Pembebasan PPN perwakilan negara asing dan badan internasional serta Pejabatnya
Pembebasan PPN atas Jasa Kebandarudaraan Tertentu
Pembebasan PPN atas Penyerahan Air Bersih
Pembebasan PPN atas Penyerahan Jasa Ke Pelabuhan Tertentu

8.1. BKP strategis

Mesin dan Peralatan Pabrik
RUSUNAMI
BKP strategis bebas PPN

8.2. BKP/JKP Tertentu

BKP dan atau JKP Tertentu Bebas PPN
Batasan Buku Pelajaran Umum, kitab suci dan buku-buku pelajaran agama yang Mendapatkan Pembebasan PPN
Batas Rumah Sederhana, RSS, dll yang Memperoleh Pembebasan PPN
JKP Tertentu yang dibebaskan PPN




9.FASILITAS PPN TIDAK DIPUNGUT


Jenis-Jenis PPN tidak dipungut
Kawasan Berikat
BKP Tertentu Bersifat Strategis Yang Tidak Dipungut PPN
Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) (yang ditetapkan sebagai Kawasan Berikat)
Kemudahan Impor untuk Tujuan Ekspor (KITE)
Proyek pemerintah yang dibiayai dengan hibah atau dana pinjaman Luar Negeri
Toko Bebas Bea
PPN Tidak Dipungut atas Sebagian impor BKP yang dibebaskan dari pungutan bea masuk
Alat Angkutan Tertentu dan JKP terkait Yang impor/penyerahannya Tidak Dipungut PPN

PPN Ditanggung Pemerintah

Penyerahan minyak goreng kemasan sederhana
Penyerahan Minyak Goreng Sawit Curah
Impor Barang Untuk Kegiatan Usaha Eksplorasi Hulu Minyak dan Gas Bumi Serta Panas Bumi
PPN DTP atas subsidi BBM Jenis Tertentu dan LPG Tabung 3 kg

Kawasan Bebas PPN

Kawasan Bebas
Perlakuan PPN atas Penyerahan atau Perolehan/Pemanfaatan BKP TB dan Penyerahan/Perolehan JKP
Antara Kawasan Bebas dengan TLDDP (Terkait BKP berwujud)
Antara Kawasan Bebas dengan Luar Daerah Pabean (Terkait BKP berwujud)
Antara Kawasan Bebas dengan TPB atau KEK (Terkait BKP Berwujud)

10. PPnBM

PPnBM
SKB PPnBM atas kendaraan bermotor
PPnBM untuk Golongan Selain Kendaraan Bermotor
Tatacara Pengajuan Pengembalian PPnBM atas Kendaraan Bermotor
PPnBM atas Kendaraan Bermotor Sejak 23 Mei 2013

11. DASAR PENGENAAN PAJAK

Pedagang Emas Perhiasan
DPP Nilai Lain
Dasar Pengenaan Pajak (DPP)


12 PENGKREDITAN PAJAK MASUKAN

Pajak Masukan Yang Tidak Dapat Dikreditkan
Pengkreditan PM Tidak Terutang/Dibebaskan
Pengkreditan PM Yang Usahanya Tidak Melebihi Jumlah Tertentu
Barang Modal



13. RESTITUSI

Tata Cara Restitusi PPN
Penetapan PKP Resiko Rendah
Pembayaran Kembali PM Bagi PKP yang Gagal Berproduksi



14. PERLAKUAN PPN ATAS JENIS BARANG DAN JASA TERTENTU

Pengusaha Emas Perhiasan
VAT Refund Bagi Touris Asing
Penebusan Stiker Lunas PPN Untuk Media Rekaman Suara / Gambar
PPN atas Penyerahan Obat olah Apotek atau Instalasi Farmasi (Kamar Obat) RS
PPN atas Insentif / Bonus dari Main dealer kepada dealer / distributor
Pengenaan PPN atas Produksi Hasil Tembakau (Rokok dll)
Kontraktor Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara Generasi I
PPN atas Penyerahan Pupuk Tertentu



15.  IMPOR BKP

Impor BKP
Impor Sementara
Impor Atas Dasar Inden



Wednesday, March 11, 2015

Katering bebas PPN, Tapi,..

Oleh Hapi Cahyadi

dalam Permenkeu nomor 18 /PMK .010/2015 menegaskan kembali bahwa jasa boga dan katering tidak kena PPN. dalam PMK tersebut dijelaskan yang termasuk jasa boga/katering 

Wednesday, February 25, 2015

Apa Statusmu di SPT ?

Oleh Hapi Cahyadi

SPT tahun pajak 2014 yang dilaporkan di tahun 2015 ada sedikit penambahan di kolom identitas
di sana terdapat singkatan yang perlu anda ketahui :

Mengisi status perpajakan suami-isteri pada identitas Wajib Pajak dengan ketentuan sebagai berikut:
qKK  yaitu suami-isteri yang tidak menghendaki untuk melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan secara terpisah. Isteri dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya menggunakan NPWP suami atau kepala keluarga
qHB  yaitu penghasilan suami-isteri dikenai pajak secara terpisah karena suami-isteri telah hidup berpisah berdasarkan putusan hakim.
qPH  yaitu penghasilan suami-isteri dikenai pajak secara terpisah karena dikehendaki secara tertulis oleh suami-isteri berdasarkan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan.

qMT  yaitu penghasilan suami-isteri dikenai pajak secara terpisah karena dikehendaki oleh isteri yang memilih untuk menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya sendiri.

1. bagaimana kalau istri memiliki nomor sendiri, namun sebenarnya tidak ingin melaksanakan kewajiban sendiri ?
Jawab :
Ya. di hapuskan aja dengan datang ke kantor pajak melampiri NPWP Suami dan sebagai penguat bisa membawa Kartu Keluarga atau surat nikah (opsional aja)

2. bagaimana kalau istri punya NPWP suami tidak punya NPWP ?
Jawab : 
istri bisa menggunakan status KK, sedangkan menyangkut PTKP sepanjang ybs bisa menunjukkan suaminya benar2 tidak bekerja paling tidak dari tingkat pemerintahan kecamatan, maka ybs bisa mendapatkan PTKP dengan tanggungannya

bila ada ertanyaan lain, silakan inbox atau call at my phone..

salam !!
Ceriooo....!!

Tuesday, December 30, 2014

Yang menjadi Objek Pajak Penghasilan


OBJEK PAJAK (PPh)


Yang menjadi objek pajak adalah penghasilan, yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan Wajib Pajak yang bersangkutan, dengan nama dan dalam bentuk apa pun, termasuk:

Ruang Konsultasi

Ruang Konsultasi diperuntukkan untuk anda yang ingin berkonsultasi melalui blog ini, silakan anda menulis di komentar dibawah ini,..

Terimakasih

-Salam-